Showing posts with label Berita Umum. Show all posts
Showing posts with label Berita Umum. Show all posts

BandungJuara Miliki "Cable Car"




Beberapa kabin cable car sudah berada di Balai Kota Bandung sebagai proyek prototipe transportasi massal untuk mengurai kemacetan di Bandung.

Jumat (30/10/2015), kabin cable car tersebut tampak berdiri di beberapa sudut bangunan di balai kota. Beberapa masyarakat pun ingin menyaksikan prototipe transportasi massal itu yang direncanakan mulai beroperasi akhir tahun ini.

Kabin 'Cable Car' tersebut diperkirakan berukuran sekitar 2,5 meter dengan dilapisi cat putih dengan garis biru mudan dan abu. Kabin 'Cable Car' tersebut bisa ditumpangi hingga 10 orang di dalamnya.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menegaskan bahwa 'Cable Car' merupakan transportasi hemat biaya dan mudah untuk diwujudkan dalam waktu dekat ini dibandingkan dengan monorel.

Investasi untuk cable car ini hanya membutuhkan anggaran sekitar Rp5 triliun dengan rute sepanjang 42,5 kilometer.

"Transportasi massal ini paling murah dibandingkan yang lain. Untuk sementara kami akan membangun prototipe, setelah evaluasi baru dilanjutkan," ujarnya.




Penulis: Moch. Andri Priatna

Tak Tahu Masalahnya Pemuda Ini Terkena Sanksi Rp 200 Ribu, Akibat Beli Bakso di Alun-alun Bandung

PNS Kota Bandung berkaos pink membagikan bunga dalam rangka sosialisasi larangan membeli barang di lapak PKL di zona merah, Sabtu (1/2/2014). Bagi yang membeli akan dikenai sanksi Rp 1 juta. 


BANDUNG - Hari ketiga diberlakukannya sanksi Rp 1 juta untuk warga berbelanja di zona merah di pedagang kaki lima (PKL) memakan  "korban".  Dua pemuda warga luar Kota Bandung tertangkap tangan saat makan bakso di Alun-alun, Selasa (4/2).
Dua lelaki warga Malang dan Sumedang ditangkap petugas Satpol PP yang sedang patroli dan diperiksa di meja Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).
Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Bandung Teddy Wirakusumah mengatakan, di antara kedua pemuda tersebut hanya satu orang dikenakan biaya paksa Rp 200 ribu sedangkan satu orang lagi hanya disita KTP karena tidak memiliki uang sehingga harus mengikuti sidang tipiring di Pengadilan Negeri.
Menurut Teddy, sanksi denda Rp 1 juta diatur Perda Kota Bandung No 4 Tahun 2011 Tentang Penataan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima Pasal 24 ayat 1 dan 2. Tapi bisa kurang dari 1 juta mengacu ke UU 32 No 2004 Pasal 143, jika dalam waktu 3x24 jam tidak memenuhi mampu bayar maka diproses ke tipiring atau denda kelipatan Rp 200 ribu.
Teddy mengatakan, selain menghukum pembeli pedagangnya pun ditindak yang diatur Perda No 4 Tahun 2011, yaitu menyita barang dan harus mengikuti sidang tipiring.
Meski sudah ada yang ditindak, suasana di Jalan Kepatihan tidak menghilangkan PKL. Para pedagang nekad menjajakan barangnya dengan ditenteng dan berdiri dimulut gang berseberangan dengan meja Satpol PP.
Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, sanksi yang dijatuhkan kepada pembeli bakso sebagai pembelajaran dan penegakan disiplin. "Pemkot menjatuhkan biaya paksa bukan mencari pendapatan tapi untuk ketertiban Kota Bandung," ujarnya.





Source: Jabar.Tribunnews.com

Pistol Macet, Sang Pencuri Motor Nyaris di Bakar Massa



BANDUNG - Pelaku pencurian kendaraan bermotor menggunakan senjata api nyaris dibakar massa saat tepergok beraksi di Jalan Rajawali Barat, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat.


‎Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi, menjelaskan, pelaku, S, melakukan pencurian motor Honda Scoopy milik FG.

Korban yang saat itu tengah nongkrong tak jauh dari motornya tiba-tiba mendengar suara yang mencurigakan. Penasaran, korban pun melihat kondisi motornya.

“Ternyata motor korban sudah tidak ada. Selanjutnya korban langsung melakukan pengejaran terhadap orang yang diduga telah membawa motornya‎. Sesampainya di Jalan Raya Cibeurem korban melihat pelaku yang membawa motor dan helmnya,” jelasnya di Mapolsekta Andir, Selasa (4/2/2014).

Korban langsung mengejar sambil meneriaki pelaku. Usaha FG tak sia-ia, dia berhasil meraih baju S. Secara spontan, S mencabut pistol revolver dan diarahkannya ke FG. Beruntung, pistol itu macet dan tidak sampai memuntahkan timah panas.

“Sambil menunggu anggota ke lokasi, warga membawa pelaku ke halaman parkir gedung di sekitar lokasi. Warga yang emosi itu sempat meneriaki agar pelaku dibakar,” bebernya.

Emosi warga terbendung setelah Kapolsekta Andir, Kompol Janter Nainggolan, datang ke lokasi. Pelaku langsung dibawa ke Mapolsekta Andir untuk menjalani proses lanjutan.

Sementara itu, S, warga Lampung, mengaku mendapat senjata tersebut dari seorang temannya. Senjata itu dibeli seharga Rp2 juta. Ia tidak beraksi sendiri, melainkan bersama seorang lainnya berinisial A.

“Saya s‎aat kejadian bertugas sebagai pemetik, sementara A sebagai joki yang mengedrop saya saja,” katanya.

Akibat perbuatannya, S yang di sekujur tubuhnya dipenuhi luka lebam itu dijerat dengan Pasal 363 KUHP mengenai Pencurian dengan Pemberatan dan Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951‎ atas kepemilikan senjata api dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.





Source: bandung.okezone.com

Sidang Suap Hakim, Dada Rosada dan Edi Siswadi Saling Menuduh Soal Kerugian Negara



Bandung - Dua terdakwa suap hakim bansos yakni mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada dan mantan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi saling lempar pernyataan di ruang sidang secara terpisah.

Di depan majelis hakim, Edi Sis mengatakan bantuan pembayaran kerugian negara akibat korupsi dana bansos dilontarkan Dada Rosada, Dada justru mengatakan Edi yang pertama mengetahui soal pembayaran kerugian negara dan punya inisiatif mencari uang untuk menutupinya.

Hal itu disampaikan Dada saat mengomentari kesaksian 4 dari 7 mantan anak buahnya yang juga merupakan terdakwa perkara korupsi dana bansos yang dihadirkan sebagai saksi dalam perkara suap hakim bansos di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LRE Martadinata, Kamis (9/1/2014).

"Kerugian negara saya tahu dari Edi Sis. Katanya JPU minta supaya kerugian negara dibayar. Kemudian saya komentar uangnya darimana? Pak Edi bilang, kalo uang bisa dicari. Ya sudah," kata Dada.

Saat memberikan kesaksian, mantan anak buah Dada itu menyatakan bahwa selama di dalam rutan mereka mendapatkan bantuan dana operasional yang besarnya Rp 2,5 juta per bulan.

"Tiap bulan saya beri bantuan tapi saya tidak pernah beri sampai Rp2,5 juta dan rutin. Kisarannya Rp 500 ribu sampai Rp 2 juta, itu juga kalau ada uangnya. Saya tahu mereka butuh tapi saya tidak sampai segitu. Enggak tahu sisanya dari mana," kata Dada.

Gedung DPRD Bandung Baru Ini Akan Ditempati Juli Mendatang



Bandung - Anggota DPRD Kota Bandung akan segera mendapatkan gedung baru. Gedung yang berada di Jalan Sukabumi No 30 tersebut sudah hampir rampung dan siap ditempati Juli mendatang.

Luas total gedung baru ini yakni 10.378 meter persegi. Fasilitas dan ruangan yang tersedia di sana jauh lebih baik dan lebih banyak dibandingkan gedung dewan lama yang berada di Jalan Aceh.

Menurut Kepala Bidang Tata Bangunan dan Arsitektur Kota Distarcip, M Sumpena, fasilitas yang ada di gedung ini yakni ruang paripurna, ruang komisi, ruang anggota dewan, masjid, toilet, fasilitas difabel, basemen, kantin, lift dan lainnya.

"Di gedung baru ini selain ruangan khusus ketua dan wakil, masing-masing anggota dewan juga punya ruangan sendiri. Ukurannya 3x2. Ada 46 ruangan untuk anggota," ujar Sumpena.

Gedung ini dibagi menjadi tiga lantai. Lantai satu digunakan untuk ruang anggota, lantai dua terdiri dari ruangan fraksi dan lantai tiga yakni ruang pimpinan dan ruang paripurna. "Kalau kualitasnya ya standar bangunan pemerintahan saja," terangnya.

Pembangunan gedung baru untuk kantor anggota DPRD Kota Bandung ini sudah dua kali molor. Pada tahap awal pembangunan tahun 2012 lalu, pembangunan tidak selesai hingga 2013. Begitu pun dengan pembangunan tahap dua, yang masih berlangsung hingga saat ini.

Dana yang digelontorkan untuk pembangunan ini yakni Rp 78,7 miliar. Di antaranya Rp 26 miliar pada 2012, Rp 43 miliar pada 2013, dan untuk penyelesaian Rp 9,7 miliar pada tahun ini.

Dalam pantauan, meski dari depan bangunan ini sudah terlihat rampung, namun di dalamnya masih banyak yang belum selesai. Toilet masih kosong, tanpa toilet duduk maupun wastafel. Ruangan untuk anggota dewann juga masih belum rampung dicat. Ruangan paripurna sebagai ruang utama pun masih dalam proses pembangunan.

Bahkan lift juga sama sekali belum dipasang apalagi diaktifkan. Padahal Sumpena mengklaim pembangunan Gedung Dewan tersebut sudah rampung 98 persen.

"Liat saja sendiri, sudah seperti ini kan. Sudah 98 persen," ujarnya.




source: detik.com

Walikota Ridwan Kamil Menyatakan 'SelasaTanpaRokok'



BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terus membuat gebrakan untuk mengubah wajah Bandung.
Setelah Jumat Bersepeda, Rebo Nyunda, Kamis Inggris, Ridwan Kamil kembali menggulirkan Selasa Tanpa Rokok. Program tersebut mulai digulirkan hari selasa kemarin.

Berdasarkan penelusuran team YeahBandung, Ridwan Kamil mulai menyosialisasikan program ini melalui akun Twitter miliknya @ ridwankamil.

“Warga Bandung, jangan lupa Selasa besok kita mulai no smoking day . # SelasaTanpaRokok,” tulis Ridwan Kamil dalam akun Twitternya, Senin 6 Januari 2013 malam.

Kicauan Ridwan Kamil tersebut mendapat respons beragam, mulai dari dukungan serius hingga yang dikemas secara humor.

“@ridwankamil: Atau ke Himalaya RT @kyoherman: Jadi, buat perokok yang berdomisili di Bandung, sebaiknya tiap Selasa pindah ke Cimahi #SelasaTanpaRokok,”

demikian isi retweet Ridwan Kamil terhadap follower-nya.

Sementara itu, ditemui di Balai Kota Bandung, Ridwan Kamil mengaku saat ini dirinya gencar melakukan sosialisasi ke warganya, salah satunya menggunakan media Twitter.

“Selasa Tanpa Rokok ini kita soft dulu untuk mengetes masyarakat,” tuturnya kepada wartawan, Selasa (7/1/2014).

Ridwan Kamil mengatakan, respons dari masyarakat sudah cukup bagus.

“Sejauh ini respons masyarakat selalu bagus,” tukasnya.




source: okezone.com

Warga Senang Bisa Membeli Gas Elpiji 3 Kg Dengan Harga Rp 14.000


foto: tender-indonesia.com


CIMAHI - Lebih dari seratusan warga yang datang secara bergantian rela mengantre untuk mendapatkan gas ukuran 3 Kg dengan harga Rp 14 ribu di Kelurahan Cibeureum, Kota Cimahi, Rabu (8/1) .

Karena saat itu Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan)Kota Cimahi bekerja sama dengan Pertamina menggelar operasi pasar gas elpiji di Kelurahan Cibeureum. Sebelumnya operasi yang sama digelar di Kelurahan Cigugur, Selasa (7/1).

Salah seorang warga Sumartono (52) mengatakan sangat senang dengan adanya operasi pasar tersebut. Pasalnya harga gas elpiji 3 Kg di warung-warung mencapai Rp 20 ribu.

"Harga di warung itu jelas sangat mencekik warga yang hidupnya pas- pasan, malah juga sulit mencarinya. Maka dengan adanya operasi pasar ini yang harganya hanya Rp 14 ribu menjadikan warga bisa agak tenang," katanya.

Adanya operasi pasar gas elpiji 3 Kg itu diharapkan Sumartono tidak hanya sekali. Ia berharap pemerintah dan Pertamina melakukan secara berkala, khususnya pada saat-saat seperi sekarang ini ketika harganya naik atau tidak sesuai dengan harga yang sewajarnya.

"Semoga ini terus bisa dilakukan dengan harga yang murah dan mudah mendapatkannya," katanya.

Dalam operasi kedua kalinya itu, pihak Pertamina memasok gas ukuran 3 Kg sebanyak 1 truk yang berisi sekitar 560 tabung. Rencananya pasokan itu habis, akan ditambah 1 truk lagi. Tampak warga pun antusias untuk membeli langsung di sana. Pasalnya harga yang ditawarkan pada operasi pasar itu hanya Rp 14 ribu per tabung ukuran 3 Kg, sementara di warung-warung pengecer harganya mencapai Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu.

"Ini kami lakukan, karena sebelumnya ada permintaan dari warga agar bisa mendapatkan harga gas 3 Kg yang murah atau tidak terbawa naik, akibat adanya kenaikan pada gas 12 Kg. Lalu kami berkoordinasi dengan Pemkot Cimahi yang dilanjutkan dengan Pertamina," kata Endang, Lurah Cibeureum kepada wartawan, Rabu (8/1).




source: tribunjabar

Rudiyana Akan Membela Persib di Laga Resmi Inter Island Cup


foto: Rudiyana dari persib.co.id


Bandung – Setelah mendapatkan persetujuan dari manajemen, pelatih Djadjang Nurdjaman memberikan kepastian bahwa dirinya akan mendaftarkan Rudiyana ke PT Liga Indonesia, agar bisa membela Maung Bandung di pertandingan resmi IIC.

Menurut Djanur, saat ini pihak manajemen tengah mengurusi keperluan administrasi mantan pemain Persib U-21 tersebut. Selanjutnya, katanya, Rudiyana sudah bisa berkostum Persib ketika berlaga di ajang Inter Island Cup (IIC) nanti.

“Rudi jadi didaftarakan ke PT Liga, tapi harus ada beberapa proses administrasi yang harus diselesaikan, manajemen sudah ok, saya sudah bicara dengan manajer,” kata Djanur seusai latihan di Lapangan PPI Bandung, Selasa (7/1/2014).

Djanur mengatakan, Rudiyana merupakan pemain potensial, sehingga dinilai sudah layak bermain untuk tim senior. Belum lagi, dia juga merasa yakin lantaran pemain binaan SSB Bina Pakuan ini sudah merasakan atmosfir kompetisi bersama PS Beltim (Belitung Timur).

Sebagai seorang striker, pemain asal Buahbatu itu dinilai memiliki insting tajam dalam melihat peluang. Selain mempunyai skill individu mumpuni, dia juga menilai Rudiyana ditopang oleh postur tubuh yang cukup ideal.

“Dia pemain asli binaan Persib, pemain yang prospektif, dia cukup kuat dengan bola, dia striker yang punya insting bagus. Teknik dasarnya juga bagus, posturnya cukup bagus,” tegas mantan pelatih Pelita Jaya ini.

Mengenai ketatnya persaingan di lini depan, Djanur berpesan agar Rudiyana harus lebih bersabar menunggu kesempatan untuk unjuk gigi. Pasalnya saat ini Maung Bandung menyimpan ujung tombak seperti Ferdinand Sinaga, Sigit Hermawan, Djibril Coulibally, dan Tantan.

Mantan pemain era perserikatan ini mengaku sudah memantau performa Rudiyana sejak lama. Rupanya dia semakin tertarik lantaran Rudiyana mampu memperlihatkan kemajuan di setiap latihan. Termasuk mampu menciptakan gol saat Maung Bandung melawan Diklat Persib kemarin.

"Ya namanya juga pemain baru bersabar dong, namanya pemain baru kan harus ada tahapannya. Ya itu dia juga memperlihatkan kemajuan dalam latihan,” pungkasnya.

Kapolsek Astar Bandung Dibacok, Enam Orang Diringkus


*Ilustrasi


Tak lama usai insiden pembacokan yang menyasar Kapolsek Astana Anyar (Astar) Bandung Kompol Sutorih, polisi berhasil mengamankan enam pelaku. Mereka semua masih dalam pemeriksaan di Mapolrestabes Bandung.

"Dalam waktu singkat enam pelaku berhasil diamankan," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Mashudi, Minggu (5/1).

Berikut juga diamankan barang bukti berupa parang yang digunakan pelaku untuk menghujam Sutorih. Kini Sutorih masih mendapati perawatan di RS Imanuel Bandung. "Ada lima jahitan," ucapnya.

Sutorih saat kejadian berusaha melerai keributan yang terjadi di sebuah Pub di Jalan Sudirman Bandung, Minggu (5/1) sekitar pukul 03.45 WIB karena mendapatkan informasi dari masyarakat.
Tak disangka, sejumlah orang tak dikenal tiba-tiba menghujamkan parangnya.




Source: merdeka.com

Elpiji Melambung, Polda Akan Turun Tanggan


*Ilustrasi


Bandung - Pengamat Ekonomi dari Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Acuviarta Kurtubi menyatakan kenaikan harga elpiji 12Kg akan berpengaruh terhadap ekonomi makro, salah satunya memicu inflasi tinggi pada Januari 2014.

"Kenaikan harga elpiji 12Kg di awal tahun yang cukup tinggi cukup mengejutkan, namun harus segera disikapi semua pihak agar dampaknya tidak terlalu besar, pengaruhnya juga dipastikan terjadap ekonomi makro dan bisa mengerek inflasi," kata Acuviarta di Bandung, Jumat (3/2/14).

Menurut Acu, pengaruhnya akan mengerek inflasi inggi, terlebih tahun 2013 inflasi cukup tinggi sehingga cukup memberatkan masyarakat. Pengaruh lainya juga terhadap iklim investasi, dimana situasi saat ini akan menjadi kendala investasi. Para investor kemungkinan mempertimbangkan rencana berinvestasi, minimal menunggu hingga situasi lebih baik.

"Mungkin pengaruhnya juga ke investasi, meski tidak terlalu signifikan tapi dampaknya pasti ada. Namun diharapkan kondisi ekonomi bisa tetap stabil dan disikapi secara bijak," katanya.

Lebih lanjut, Acu menyebutkan, Indonesia harus berkaca kepada perlambatan laju ekonomi seperti yang terjadi pada 2004 dan 2009 yang bertepatan dengan momen Pemilu, sepertihalnya yang akan dihadapi pada 2014. Kenaikan elpiji 12Kg tidak hanya berpengaruh kepada sektor rumah tangga mampu yang mengkonsumsi elpiji jenis itu, namun juga dampaknya rumah tangga menengah ke bawah.

"Yang dikhawatirkan terjadi subsidi yang menjadi tidak tepat sasaran, karena adanya konsumen elpiki 12Kg yang beralih ke elpiji 3Kg. Pengawasan distribusi perlu ditingkatkan lagi," katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Ketua Kadin Kota Bandung Deden Y Hidayat yang menyebutkan, kenaikan harga elpiji 12Kg sangat dirasakan oleh pelaku usaha UMKM yang selama ini menggunakan elpiji berukuran menengah tersebut.

"Dampaknya sangat dirasakan oleh UMKM, terutama yang bergerak di sektor perhotelan, restoran dan industri rumahan. Perlu ada skema agar tidak terjadi krisis elpiji 3Kg karena kemungkinan akan ada peralihan konsumsi elpiji ke 3Kg," kata Deden Hidayat.

Polda Jabar pun sudah mengambil ancang-ancang melakukan pemantauan bagi oknum yang memanfaatkan kenaikan harga gas elpiji 12 kg yang menembus angka Rp 117.708.

"Kami akan melakukan monitoring terhadap penjualan elpiji. Jika ada kalangkaan di suatu tempat maka akan dilakukan penyelidikan terhadap penyebabnya," jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, Kamis (2/12013). Martinus menegaskan, jika nantinya ditemukan adanya penyimpangan seperti penyuntikan atau penimbunan maka hal itu akan ditindak secara tegas.

"Jika ada dugaan penimbunan maka kepada pelakunya akan kami lakukan penegakan hukum sesuai undang- undang yang berlaku. Dalam hal ini adalah undang-undang minyak dan gas (migas)," tegasnya.

Dari beberapa kasus yang ada, para oknum yang melakukan tindakan curang seperti penyuntikan gas elpiji akan dijerat dengan berbagai undang-undang. Mulai dari UU Perlindungan Konsumen, UU Migas, dan UU Metrologi Legal. Seperti diketahui, per tanggal 1 Januari 2014, PT Pertamina (Persero) memberlakukan kenaikan harga gas elpiji 12 kg dari harga semula Rp72 ribu per tabung menjadi Rp 117.708.

Kamu Jomblo? Yuk Coba Main ke Taman Ini di Kolong Jembatan Pasupati


foto: twitter @RidwanKamil


Bandung - Pemkot Bandung sedang gencar mempercantik taman-taman dan ruang terbuka hijau. Sejumlah taman tematik pun siap dilaunching, salah satu yang sedang dipersiapkan adalah Taman Jomblo. Seperti apa? Menurut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, sebetulnya sebutan 'Taman Jomblo' tersebut bermula dari celetukan iseng saja. Karena bentuk tempat duduk di taman tersebut didesain untuk satu orang.

"Taman duduk yang sifatnya satu box satu orang. Jadi jomblo itu sebenarnya sekadar joke aja. Hereuy weh eta mah," katanya saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (2/1/2014).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, Taman Jomblo merupakan salah satu dari banyaknya taman yang akan dibuat di kolong Jembatan Pasupati.

"Sebetulnya yang dikolong jembatan pasupati itu ada banyak. Ada taman skateboard, taman Bawet buat olahraga juga. Jadi ada sekitar 7 taman tematik nanti di sana, salah satunya taman jomblo itu," kata Emil.

Keseluruhan taman tematik yang ada di kolong jembatan pasupati tersebut dinamai Taman Pasupati.

"Namanya memang Taman Pasupati, terdiri dari kumpulan-kumpulan taman yang ada di sana," terang Emil.

Rencananya, Taman Jomblo tersebut akan dilaunching akhir pekan ini. "Nanti hari Sabtu ini rencananya taman tersebut akan dilaunching," tutup Emil.




Source: Detik.com

Internet Explorer Menguasai Pasar Peramban



JAKARTA – Aplikasi peramban keluaran Microsoft masih menguasai pasar secara global. Data dari Net Applications menunjukkan, Internet Explorer (IE) merengkuh 57,91 persen pasar peramban global. Dijelaskan, adalah Microsoft Internet Explorer versi 8.0 yang menguasai pasar peramban, sementara untuk IE9.0 mencatatkan 8,96 persen, versi IE10 sebesar 11,05 persen, dan IE11 dengan 10.42 persen pasar.

Di posisi kedua, Google Chrome memeroleh pasar 12,88 persen. Sementara Mozilla Firefox versi 25 hanya menempati urutan keenam dengan 7,48 pasar dan Firefox 26 mencatatkan 6,60 persen pasar.

Menariknya, Net Applications melihat bahwa tidak kurang dari 4,43 persen pengguna komputer konvensional masih menggunakan peramban Internet Explorer 6.0. Seperti diketahui, peramban itu diluncurkan lebih dari 12 tahun yang lalu bersamaan dengan kelahiran Windows XP.

Secara keseluruhan, Internet Explorer memimpin dengan 57,91 persen pasar, diikuti Firefox dengan 18,35 persen, Chrome 16,22 persen, dan Safari berada di urutan paling bontot dengan 5,82 persen.

Dada Rosada Dan Edi Bakal Buka-bukaan Masalah Suap Hakim



BANDUNG - Dua terdakwa kasus suap terhadap hakim yang menangani perkara bantuan sosial Pemkot Bandung, Dada Rosada dan Edi Siswadi, bakalan buka-bukaan masalah kasus yang menyeret mereka ke meja hijau.

Kuasa hukum Dada, Abidin, mengatakan, pihaknya akan membeberkan semua fakta, termasuk mengungkap apakah ada tersangka lain yang patut diadili.

“Kami akan sampaikan apa yang dilihat, didengar, dan dialami. Itu nanti akan disampaikan dalam persidangan,” tegasnya, Kamis (2/1/2014).

Senada dengan Abidin, kuasa hukum Edi Siswadi, Rohman Hidayat, mengungkapkan, pihaknya akan menyebut orang-orang yang selama ini terkait dengan kasus penyuapan, namun belum diproses.

“Kami akan beberkan, ada beberapa orang yang menyumbang untuk kerugian negara. Misalnya, ada kepala dinas dan dua pihak swasta yang memberikan urunan sebagai pengembalian kerugian negara,” tukasnya.

Dinamo Lampu Sepeda Tidak Lagi Menempel di Ban

Seorang penemu asal Jerman, Dirk Strothmann berhasil menghilangkan hambatan pada pengguna sepeda di malam hari. Inovasi lampu sepeda buatannya adalah lampu yang bisa menyala tanpa harus menyentuh ban. 

Kebutuhan penerangan pada sepeda biasanya menggunakan dinamo yang menempel pada ban. Kerugian dari model tersebut adalah tambahan beban karena ban harus memutarkan dinamo, lalu sisi ban yang bergesekan akan cepat habis.

Nah rancangan Dirk adalah membuat magnet yang bisa berputar akibat putaran pelek tanpa bersentuhan. Magnet itu berada di dalam kumparan yang menghasilkan arus listrik ketika roda berputar.
Tambahan kapasitor membuat lampu tetap berfungsi ketika berhenti

Kebun Binatang Masih Jadi Tempat Wisata Favorit

Kebun Binatang Bandung masih jadi tempat favorit kala musim libur sekolah. Sepanjang waktu libur sekolah sejak pertengahan Desember silam, tak kurang dari 2.000 pengunjung datang setiap harinya.

Humas Kebun Binatang Sudaryo menuturkan, puncak ramainya kunjungan terjadi pada tahun baru 2014. Jumlah kunjungan mencapai 18.000 pengunjung. Angka tersebut merupakan jumlah kunjungan terbanyak selama libur sekolah musim ini.

"Kalau sampai Rabu sore jumlah kunjungan hari ini mencapai 18.000 pengunjung. Prediksi saya hari ini puncaknya, sampai tanggal 5 Januari nanti," ujar Sudaryo saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (1/1/2014).

Jika dibandingkan dengan hari biasa, jumlah kunjungan pada hari ini jauh lebih besar. Rata-rata kunjung hari biasanya sebanyak 500 hingga 1.000 pengunjung. Sedangkan selama masa liburan, jumlah pelancong sebanyak 2.000 hingga 2.500 pengunjung pada akhir pekan.

"Hari biasa biasanya kedatangan sebanyak 500 hingga 1000 pengunjung. Meningkat pada hari Sabtu mencapai 2.000 hingga 2500, dan Minggu 4500 sampai 5000. Bahkan pada Natal kemarin mencapai 10.000 pengunjung," tuturnya.

Bila dibandingkan dengan libur tahun baru pada 2013, lanjutnya, peningkatan tak terlalu signifikan. Sedangkan untuk jumlah kunjungan, ini tidak tergolong paling banyak.

"Kalau jumlah kunjungan paling banyak tetap ada di hari raya Idulfitri. Jumlahnya saja pada tahun kemarin mencapai 138.000 pengunjung setiap hari. Ini artinya Kebun Binatang masih menjadi ikon kota bandung," jelas Sudaryo.

Adanya peningkatan jumlah kunjungan ke Kebun Binatang Bandung pada masa liburan, terang Sudaryo, karena di tempat wisata ini pengunjung tak hanya terhibur dengan beragam jenis satwa, melainkan juga bisa menambah pengetahuan.

"Kalau ke kebun binatang, orangtua yang membawa anaknya bisa sembari mengajarkan pengetahuan tentang satwa. Jadi enggak hanya rekreasi saja datang ke sini. Sisi edukasinya juga didapatkan," tutupnya.

Ebith Beat A Ingin Rilis Lagu Persib Lagi

Terinspirasi dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Ebith Beat A berencana kembali merilis lagu tim kesayangannya Persib Bandung.

Sebelumnya, Ebith sukses dengan lagu 'Persib Aing Aing Pisan' yang dirilisnya beberapa tahun lalu. Tahun ini, dia ingin kembali menciptakan lagu sebagai bentuk dukungannya kepada Maung Bandung dan diresmikannya stadion kebanggan Kota Bandung nanti.

“Saya kalau untuk lagu Persib belum bikin lagi, tapi ingin sih sudah kepikiran apalagi boga stadion anyar, jadi temanya bisa dari stadion ini. Akan ada di lagu lah dimasukan di liriknya,” kata Ebith saat menyaksikan latihan perdana Persib di Stadion GBLA Gedebage, beberapa waktu lalu.

Ebith mengaku sangat kagum dengan bentuk fisik bangunan Stadion GBLA. Diakui musisi asal Rancaekek ini, dia baru kali pertama masuk stadion termegah di Jawa Barat tersebut. Walaupun demikian, dirinya juga masih melihat ada beberapa kekurangan terutama perihal akses ke stadion.

“Kalau untuk bentuk fisik sudah mewah, tempat duduk dan segala macem. Cuma memang harus ada beberapa perbaikan, ada beberapa fasilitas yang kudu dibereskeun. Dan yang saya konsen mah edukasi ke bobotoh, ieu aya stadion alus kudu dijaga,” bebernya.

Ebith menuturkan, dengan adanya pemberian edukasi kepada bobotoh lewat lagu, semoga bisa memperbaiki tingkat kesadaran bobotoh, sehingga bisa mengurangi tingkat kerusakan di dalam stadion seusai menyaksikan pertandingan Persib.

Dia menambahkan, tingkat kedisiplinan bobotoh ketika di dalam stadion sedang menyaksikan pertandingan masih terbilang minim. Kendati begitu, rapper yang melejit lewat lagu 'Saha Ngaran Maneh Saha' ini juga tidak menampik jika dirinya pun kerap terbawa suasana untuk meluapkan ekspresi dukungan.

“Jangan sampai satu tahun atau dua tahun dipakai udah rusak. Kalau satu sampai dua tahun dipakai terus kerusakannya minim, berarti penonton sudah mulai teredukasi. Sayangnya di kita, termasuk saya, kadang-kadang masih belum bisa disiplin bener menjaga fasilitas,” jelasnya.

Otoritas Jasa Keuangan Jawa Barat Fokus Awasi Struktur Dana Perbankan



Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional II Jawa Barat Anggar Budi Nurani menyatakan pihaknya akan fokus melakukan pengawasan struktur dana perbankan.

"Tahun pertama OJK beroperasi, kami fokus mengawasi struktur dana perbankan, dimana kompisisi dana mahal yang lebih besar dari dana murah," kata Anggar di Bandung, Rabu (1/1/2013).

Menurut dia, pihaknya mendorong peningkatan nilai tabungan dan giro di perbankan, sehingga strukturnya akan lebih ideal. Pengawasan dilakukan perbankan yang mana bank yang kompisisi dana mahalnya lebih dominan akan mendapat pengawasan ketat.

"Pengawasan yang dilakukan sekaligus untuk mendorong upaya-upaya peningkatan dana murah, memperbesar dana ritel yakni tabungan dan giro," katanya.

Ia menyebutkan, komposisi struktur dana perbankan itu akan berpengaruh kepada daya saing, dimana perbankan yang dana mahalnya dominan akan sulit bersaing karena harus membayar bunga deposito yang besar.

Pada gilirannya akan berpengaruh kepara kinerja perusahaan bila ada penarikan dana deposan dalam jumlah yang besar.

"Kami akan menyerahkan 63 pengawas OJK di seluruh Jabar, selain pada struktur dana perbankan juga pada tindakan pencegahan agar perbankan tetap sehat," katanya.

Meski jumlah pengawasn kurang dari ideal, namun Kepala OJK Regional II Jabar itu iptimis bisa melakukan tugas pada tahun pertamanya sesuai dengan target.

"Mudah-mudahan pada 2014 nanti ada tambahan personil, prioritas pengawasan perbankan dan memaksimalkan edukasi jasa keuangan, tahun berintunya pada pengawasan lembaga keuangan non bank dan pasar modal," kata Anggar Budi Nurani.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala BI WIlayah VI Jabar Banten Dian Ediana Rae yang menyatakan masih ada perbankan yang mengandalkan dana mahal dalam penghimpunan dananya, bahkan dengan jumlah deposan yang tidak terlalu banyak.

"Diperkirakan dari 129 perbankan, sekitar 20 persennya mengandalkan deposito," katanya.

Menurut Dian, perbankan harus memperbanyak nasabah tabungan, sehingga secara finansial akan lebih kokoh.

"Upaya telah dilakukan, salah satunya melalui Program Ayo Menabung yang dikemas di masing-masing bank, selain mendorong pertumbuhan nasabah tabungan dewasa juga digalakan untuk pelajar," kata Kepala BI Jabar Banten itu menambahkan.

Volume Sampah Meningkat 10 Persen Usai Pesta Pergantian Tahun



SOREANG - Volume sampah di Kabupaten Bandung pascamalam pergantian tahun bertambah sepuluh persen. Dinas Perumahan Tata Ruang dan Kebersihan memperkirakan kenaikan volume sampah pada 1 Januari 2014 ini meningkat sepuluh persen dibandingkan hari biasa.

"Volume sampah bisa mencapai 6.600 meter kubik. Untuk hari biasa, rata- rata volume sampah per hari sekitar 6.000 meter kubik," tutur Kepala Dispertasih Kab. Bandung, Slamet Mulyana di Soreang, Rabu (1/1/2014).

Peningkatan volume sampah, ucap Slamet, terjadi di wilayah keramaian, seperti Ciwidey, Pasirjambu, Rancabali, Soreang, serta Rancaekek. Untuk mengatasi penumpukan sampah, pihaknya langsung melaksanakan operasi bersih.

Personel petugas kebersihan, ucap Slamet, dikonsentrasikan pada sejumlah titik keramaian tersebut. Setelah petugas membersihkan, sampah langsung diangkut ke tempat pembuangan sementara di wilayah masing-masing.

Slamet menambahkan, peningkatan volume sampah pascamalam pergantian tahun, tidak hanya terjadi di wilayah Kab. Bandung. Kondisi serupa pun pasti terjadi di daerah lain.

"Hanya di titik keramaian, kalau sampah rumah tangga di pemukiman penduduk tetap sama, tidak ada peningkatan volume," ucapnya.

Persib Menghadapi Lawan Pertamanya Persita Dalam Laga IIC



JAKARTA - Persita Tangerang akan menjadi lawan perdana Persib Bandung di babak penyisihan Grup Jawa I zona Jawa Inter Island Cup (IIC) 2014, yang akan berlangsung pada 13 Januari 2014 mendatang di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung.

Jadwal tersebut berdasarkan jadwal turnamen IIC 2014 sesuai Surat bernomor 1320/LIGA/XVII/2013 yang dirilis PT Liga Indonesia, Rabu (1/1/2014). Selepas melawan Persita yang akan digelar 15.30 WIB, keesokan harinya, Persib akan menghadapi tim tamu asal Jepara, Persijap pada pertandingan kedua pukul 19.00 WIB.

Derby Bandung yang akan mempertemukan Persib Bandung dengan Pelita Bandung Raya (PBR) akan menutup pertandingan babak kualifikasi Grup Jawa I pada 16 Januari mendatang. Laga ini akan berlangsung pada pertandingan kedua, malam hari.
Nantinya, jika Persib mampu keluar sebagai juara grup dari salah satu zona Jawa ini, maka "maung Bandung" pun berhak atas satu tempat di babak "8 Besar". Karena ada tiga grup di zona Jawan, maka artinya akan ada tiga wakil pula dari zona Jawa ke babak perempatfinal IIC.

"Ya, setelah kita selesai melakukan grouping kemarin hari ini kita selesaikan jadwal IIC 2014. Tuan rumah babak penyisihan zona ditentukan oleh LIGA. Kita juga memberikan revisi khususnya babak penyisihan info kepada tuan rumah dan seluruh peserta, bahwa babak penyisihan akan berlangsung pada 10-16 Januari, babak 8 besar pada 18-22 Januari dan Final pada 25 Januari," kata CEO PT Liga, Joko Driyono.

Kecuali Zona Sumatera, pada babak penyisihan ini, ditambahkan Joko, setiap harinya akan menggelar dua pertandingan di masing-masing grup. Sementara untuk zona Sumatera karena hanya diikuti oleh dua tim, maka nantinya akan berlaku sistem home & away. Pendaftaran pemain hanya boleh dilakukan minimal 18 orang dan paling lambat pada 7 Januari mendatang.

"Sebagai catatan, pada hari pertandingan terakhir, tetap akan dilaksanakan dua pertandingan pada sore dan malam hari, apapun hasil pertandingan di hari pertandingan pertama dan kedua. Jadi, tidak ada pertandingan yang berlangsung bersamaan di dua stadion pada hari terakhir," imbuhnya.
Kecuali zona Sumatera, zona Jawa, Kalimantan dan Papua+Sulawesi, akan menggunakan format home tournament dan sistem setengah kompetisi.

Bus Pariwisata Bandros Hasil Kerjasama Pemkot Bandung dan Telkomsel



BANDUNG - Telkomsel bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung meresmikan Bus Pariwisata Bandros (Bandung Tour on Bus) yang akan melayani wisatawan berkeliling Kota Bandung secara gratis.

Bus ini adalah bentuk corporate social responsibility (CSR) Telkom Group dalam mendukung kemajuan pariwisata Bandung, dimana salah satu indikator kota wisata berskala dunia adalah hadirnya fasilitas angkutan yang menjadi daya tarik kunjungan wisatawan.

Peluncuran bus ini dilakukan disela- sela Pesta Pergantian Tahun Baru yang dihadiri langsung oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Direktur Keuangan Telkomsel Heri Supriadi.

Bandros nantinya akan melewati rute Balai Kota - Merdeka, Lembong, Tamblong, Asia Afrika, Otista, Kepatihan, Dewi Sartika, dan Dalem Kaum, serta wilayah-wilayah yang banyak terdapat objek wisata menarik.

Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya berharap Bandros dengan desain art deconya yang unik bisa menjadi icon pariwisata kota Bandung, seperti halnya bus pariwisata serupa di negara-negara maju di dunia.
Bandros akan dibuat senyaman mungkin, dilengkapi dengan wifi, cemilan khas Bandung dan sebagainya yang membuat wisatawan merasakan keramahtamahan khas Bandung.

"Wisatawan kami dorong untuk menggunakan Bandros ini untuk menjelajah Bandung dibanding menggunakan mobil pribadi, sehingga kemacetan pun berkurang dan tujuan Bandung menjadi kota pariwisata internasional bisa terwujud," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya bangga menggandeng mitra seperti Telkomsel dalam penyediaan bus ini, sebagai perusahaan yang berkomitmen pada kemajuan Indonesia.




Source: tribunnews.com